HURUF KECIL


 

Manfaat Mempelajari huruf Kecil

 untuk mengetahui cara penggunaan nya dalam penulisan yang baik dan benar seperti apa. dan mengetahui dengan baik kegunaan dari huruf kecil itu apa 

Huruf kecil adalah suatu huruf yang berukuran lebih kecil. Dalam sistem alfabet Latin, huruf-huruf tersebut adalah a hingga z. Hampir seluruh huruf dalam kata-kata pada suatu kalimat ditulis dalam huruf kecil, kecuali jika ada aturan dalam bahasa tersebut yang mengharuskan atau menganjurkan penggunaan huruf kapital pada tempat-tempat tertentu pada kata-kata di dalam kalimat.


Motivasi mempelajari huruf kecil 


 untuk menambah pengetahuan dan juga sebagai cara agar mampu melakukan penulisan yang baik dan benar seperti apa.

serta materi yang disampaikan bisa dipahami dengan baik seperti penjelasan ini.

Umumnya, judul yang ditulis dengan baik tentu akan menarik minat pembaca. Dikutip dari buku Jurnalistik Praktis tulisan Herman R.N, judul hendaknya ditulis dengan menarik, singkat, padat, dan menggambarkan isi informasi yang disajikan.

Kaidah penulisan judul juga diatur dalam Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI). Huruf awal pada setiap kalimat ditulis dengan huruf kapital.

Walau begitu, ada beberapa kata yang penulisannya menggunakan huruf kecil. Melansir dari buku 200+ Solusi Editing Naskah dan Penerbitan karya Bambang Trim, berikut pemaparannya.

1. Partikel: pun, per, demi

Penulisan kata partikel seperti pun, per dan demi dalam judul harus menggunakan huruf kecil. Sebagai contoh:

- Reformasi Satu demi Satu

- Dan Angin pun Berkisah


2. Kata sandang: si, sang

Penulisan kata sandang seperti si dan sang dalam judul harus ditulis dengan huruf kecil, contohnya yaitu; Pulangnya si Anak Hilang.


3. Kata depan: di, ke, dari, dengan, pada, bagi, untuk, buat, guna, oleh, kepada, terhadap, daripada

Penulisan kata depan pada judul haruslah menggunakan huruf kecil. Contohnya yaitu:

- Berguru pada Kearifan

- Dari Ave Maria ke Jalan Lain ke Roma


4. Kata hubung: dan, serta, yang, karena, tetapi, sehingga, dalam, jika, kalau, maka, meskipun, kendati, walau, tentang, sebagai, secara, seperti, ialah, agar, supaya, hingga; sejak

Dalam judul, penulisan kata hubung harus dituliskan dengan huruf kecil, sebagai contoh:

- Diksi dan Gaya Bahasa

- Tetap Galau walau Badai Telah Berlalu


5. Interjeksi (seruan perasaan): oh, ah, deh, dong, kok, sih

Yang terakhir adalah interjeksi atau seruan perasaan, berikut contohnya:

- Siapa dong Pemimpin yang Layak

- Merokok, Apa sih Manfaatnya


 Seberapa Penting Materi Huruf Kecil Bagi Saya Dan Profesi Saya Nanti

 tentu materi ini juga tidak kalah sangat penting bagi saya selaku calon pendidik bahasa Indonesia yang sangat diharuskan untuk menguasai hal ini. 


Kerugian Tidak Mempelajari Huruf Kecil

 Kita akan menemukan banyak sekali kerugian ketika kita tidak mempelajari materi huruf kecil ini. kita tidak akan mampu untuk penggunaan huruf yang baik dan benar itu seperti apa. sehingga kita tidak akan bisa membuat catatan atau tulisan yang baik.


Referensi

Setiawan, Samhis (2020-10-23). "Huruf Kapital". GuruPendidikan.Com. Diakses tanggal 2020-10-28.

AnisaRizkyFebriani-detikEdu

Komentar

Posting Komentar